JAMBI, JG: Kelangkaan elpiji 12 Kg di Kota Jambi yang sudah berlangsung dua minggu terakhir, masih terus berlanjut. Pantauan jambiglobal di Kota Jambi, ibu-ibu rumah tangga yang hendak membeli elpiji 12 Kg harus kecewa. Pasalnya, di warung pengecer idak tersedia elpiji 12 Kg. Kelangkaan idak hanya di tingkat warung pengecer tapi juga di tingkat agen elpiji.‘’Saya sudah ke warung pengcer elpiji 12 Kg di Sungai Kambang tadi jam 4 sore, tapi stoknya tidak ada,’’ kata Ny Kasrianto kepada jambiglobal, 21 Februari 2012.
‘’Saya juga sudah ke agen di Pal V Kota Baru agen Bangunjaya Padaengka Sukses tapi sok elpiji 12 Kg juga kosong,’’ katanya.
Pihak Agen Elpiji Bangunjaya Padaengka Sukses ketika dikonfirmasi mengakui stok elpiji 12 Kg sedang kosong. ‘’Stok elpiji 12 Kg kosong,’’ ujar Iwan petugas Agen Bangunjaya Padaengka Sukses.
Iwan mengaku jatah elpiji 12 Kg untuk Agen Bangunjaya Padaeangka Sukses saat ini turu 50 persen. Biasanya tiap hari mendapat pasokan sebanyak 200 tabung, sementara saat ini hanya 200 tabung untuk dua hari. ‘’Dalam satu minggu biasanya enam kali masuk 200 abung elpiji sedangkan sekarang pasokannya hanya tiga kali dalam seminggu,’’ sebutnya.
Keluhan hyang sama diungkapkan pedagang pengecer. ‘’Biasanya elpiji 12 Kg sebanyak 30 tabung per hari, sementara sekarang hanya 10 tabung per hari,’’ kata pedagang pengecer di Sungai Kambang. Malah pengecer ini mengaku elpiji 12 Kg jatah Jambi dibawa ke luar Provinsi Jambi yaitu ke Provinsi Riau melalui Tungkal Ulu.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perindusrian dan Perdagangan Kota Jambi, Sabirin mengatakan, bahwa ada pengurangan jatah elpiji 12 Kg untuk Jambi. ‘’Kita sudah dapat informasi kelangkaan elpiji 12 Kg. Kita sudah konfirmasi kepada pihak Pertamina Jambi. Kata Pertamina, ada pengurangan jatah elpiji 12 Kg untuk Jambi sebesar 10 persen,’’ kata Sabirin yang dihubungi via telepon selulernya. (tomi videska)






