Wagub Jambi pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya sosialisasi ini. Karena calon pensiunan pada dasarnya bukan hanya merupakan objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek pembangunan. Untuk itu upaya pemberdayaan, dan peningkatan kemandirian seperti ini perlu terus digalakkan, ujar Wagub.
Menurut Wagub, pensiun, satu kata yang sering kali dianggap sebagai kenyataan yang kurang menyenangkan bagi sebagian orang. Sehingga menjelang masanya tiba, sebagian orang sudah merasa cemas, karena tidak tahu kehidupan seperti apa yang akan dihadapi kelak. Karena itu, sering kali terjadi orang yang pensiun bukan menikmati masa tua dengan hidup santai, sebaliknya ada yang justru mengalami problem serius kejiwaan, ataupun kondisi fisik yang kurang sehat.
Dijelaskan Wagub, bahwa individu yang melihat masa pensiun hanya dari segi financial, kurang bisa beradaptasi dengan baik, dibandingkan dengan yang dapat melihat masa pensiun sebagai masa di mana manusia beristirahat menikmati hasil jerih payahnya selama ini di masa tuanya.
Karenanya Wagub berharap, agar sosialisasi ini dapat menggugah dan memberikan pengetahuan dalam melangkah menghadapi masa pensiun, agar para calon pensiunan dapat mempersiapkan diri secara bertahap sebelum memasuki usia pensiun. Sehingga pensiun bukanlah akhir dari perjalanan karier, tetapi sebagai awal dari fase kehidupan yang lebih bahagia dan produktif. Pensiun merupakan proses yang berlangsung alami, cepat atau lambat akan dialambi setiap PNS, tanpa kecuali. Hal ini sejalan dengan amanah yang ditetapkan dalam perturan perundang-undangan kepegawaian.
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs. H. Amir Sakib, dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi ini diikuti 212 orang PNS yang akan memasuki usia pensiun di tahun 2012. Bertindak sebagai pembicara pada kesempatan ini selain Kepala BKD Provinsi Jambi, Sekretaris Korpri Provinsi Jambi, Rahmat Hidayat, S.Sos, M. Si, Kepala Cabang PT Taspen (Pesero) Cabang Jambi Noviardi, S.Kom, dan pimpinan BTPN Cabang Jambi Agus Suriyanto. (humasprov)








