JAMBI, JG: Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-27 Tahun 2012 yang baru usai diselenggarakan di Provinsi Jambi merupakan ajang mempromosikan Provinsi Jambi ke luar Provinsi Jambi. HPN akan mempercepat pembangunan Provinsi Jambi. Kesuksesan penyelenggaraan HPN karena partisipasi semua elemen masyarakat di Provinsi Jambi. Hal ini dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir. Syahrasaddin, M.Si dalam acara SKPD Jambi EMAS Menjawab, dialog langsung di TVRI Jambi, bertempat di Ruang Studio TVRI Jambi, Senin sore (13/2).
Sekda menjelaskan, HPN membawa dampak jangka panjang dan jangka pendek bagi Provinsi Jambi. Dampak jangka pendeknya adalah adanya peningkatan pergerakan perekonomian dari sisi perhotelan, transportasi, restoran, serta berbagai usaha lainnya. Dampak jangka panjang dan juga dampak yang tepenting adalah pecepatan pembangunan Provinsi Jambi.
Dikatakan Sekda, dampak jangka panjang penyelenggaraan HPN di Jambi adalah dijadikannya Kawasan Lumbung Pangan Terpadu (KLPT) di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi sebagai percontohan KLTP dan menjadi embrio Kampung Pangan Terpadu bagi Jambi.
Kampung Pangan Terpadu merupakan perwujudan konsep yang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan. Kampung pangan terpadu ini kemudian dicoba diformulasikan dan dibiayai APBD. Kampung pangan terpadu ini, setiap kabupaten/kota diminta untuk mempersiapkan kampung pangan terpadu, guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan.
Manfaat langsung kedatangan Presiden RI ke Jambi pada puncak peringatan HPN dalam pembangunan Provinsi Jambi, jelas Sekda yaitu dalam hal perbaikan infrastruktur jalan. Sekda menyatakan, kedatangan Presiden RI, bisa langsung diputuskan pembangunan fly over (jalan layang) di Jelutung yang dibangun dengan dana APBN dan pembangunan jalan layang di Sipin (Tugu Juang) yang dibangun dengan dana APBN dan APBD. Selain itu, percepatan pembangunan jalan yang statusnya jalan nasional.
Penyelenggaraan HPN di Jambi, diyakininya semakin banyak orang mengenal Jambi dan juga mendorong investor berinvestasi di Jambi. Senin pagi (13/2), dirinya didatangi dua investor dari Jakarta, yang bergerak di bidang Information Tecnnology (IT) dan aset.
Manfaat penyelenggaraan HPN di Jambi terhadap dunia pers, Sekda mengemukakan, penetapan sertifikasi wartawan ada di Jambi, yang berimplikasi terhadap kualitas dan profesionalisme wartawan. Penyelenggaraan HPN, pers diharapkan menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagaimana mestinya. Kemerdekaan pers itu sangat penting, tetapi dalam artian kemerdekaan bukan tanpa batas, namun ada kode etik wartawan.
Sekda juga mengemukakan, tiga komponen besar yang menyukseskan HPN di Jambi. Pertama, berkaitan dengan penyambutan tamu. Kedua, persiapan yang berkaitan dengan kegiatan. Ketiga, berkaitan dengan pengamanan.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi, Mursyid Sonsang yang mendampingi Sekda dalam dialog tersebut menyatakan sangat senang dengan suksesnya pelaksanaan HPN di Jambi serta berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung teselenggaranya HPN tersebut. Dikatakan Mursyid, hal yang paling menggembirakan dalam pelaksanaan HPN di Jambi adalah adanya penandatanganan MoU Ketua Dewan Pers dengan Kapolri tentang penyelesaian sengketa pers dan perlindungan hukum bagi wartawan. Selain itu, lanjut Mursyid, pencanangan sertifikasi bagi wartawan juga dilakukan di Jambi. Hal tersebut sangat berguna.
Khusus pencanangan sertifikasi wartawan, berarti ada standar kompetensi bagi wartawan. Hal ini akan mendorong wartawan untuk meningkatkan kompetensi, yang akan mendorong terhadap profesionalisme wartawan.
Selanjutnya, Ketua PWI Cabang Jambi ini menyatakan harapannya, yakni agar wartawan taat dengan kode etik jurnalistik, lahir wartawan yang profesional, beretika, dan bermartabat, serta profesi wartawan menjadi profesi yang terhotmat. (humasprov)








