A+ R A-

Presiden Puji Kawasan Pangan Terpadu Desa Pudak

Cetak PDF
JAMBI, JG: Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono memberikan apresiasi positif terhadap Kawasan Lumbung Pangan Terpadu Desa Pudak, Kabupaten Muarojambi.  SBY menilai kawasan pangan terpadu Desa Pudak merupakan salah satu solusi cara untuk mengatasi kekurangan pangan.
Hali ini disampaikan SBY saat mengunjungi kawasan pangan terpadu, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Jumat (10/2). Kunjungan Presiden didampingi beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, Bupati Muaro Jambi Burhanuddin Mahir.
Kampung lumbung pangan terpadu itu  memiliki luas pemukiman 2.290 hektare, kebun campuran 150 hektare, sawah potensi 950 hektare, sawah garapan 150 hektare, kolam ikan 63 hektare berisi 630 unit kolam dan daerah rawa atau belukar seluas 1.069 hektare. Khusus sektor perikanan, tiap hari kolam tersebut mampu menghasilkan lima ton ikan patin/hari. Produksinya selain dijual dalam bentuk mentah juga diproduksi dalam bentuk produk jadi.
Kedatangan Presiden di Kawasangn Lumbung Pangan Terpadu Desa Pudak disambut Ketua Kelompok Tani Timan yang menerangkan tentang kawasan pangan terpadu. Presiden melakukan panen ikan patin yang beratnya berkisaran 1 kg. Kemudian memanen padi, timun dan menikmati buah hasil petani di desa Kumpeh, juga menikmati makanan hasil olahan ikan patin seperti kerupuk, rengginang, stik ikan patin dan abon patin. Menurut Presiden hasil olahan ini memiliki rasa yang enak dan sehat.
“Dunia sekarang ini sedang  mengalami banyak masalah terutama adalah masalah kekurangan pangan. Untuk itu dengan penuh kesadaran dan inisiatif mari kita tingkatkan apa yang dibutuhkan kita semua terutama kebutuhan bahan-bahan pangan. Seperti contohnya di depan kita ini baik sekali ada ikan, sawah ada tanaman sayur-sayuran seperti bontel/ timun, gambas, cabe. Mari kita jadikan ini gerakan nasional. Kalau semua kabupaten semua desa melakukan kegiatan ini maka walaupun mengalami masalah pangan , walaupun kadang pangan harganya naik dan turun tetapi rumah tangga akan memiliki kecukupan pangan terutama yang bisa dihasilkan,” ungkap Presiden.
Presiden berharap proyek ini dapat berkembang di Indonesia dan didukung oleh pemerintah. “Saya berharap  Kades, pak Camat, Bupati terus sampai saya Presiden, terus memberi perhatian, membina , membantu proyek-proyek seperti ini. Sehingga dapat berkembang di Indonesia. Saya sudah menikmati hasil olahan ikan patin ada rengginang, ada kerupuk  semuanya joss dan sehat marilah kita jadikan tanah air ini, jaman ini menjadi jaman kebangkitan untuk meningkatkan pertanian, perikanan terutamanya meningkatkan kecukupan pangan yang kita perlukan,” jelasnya.
Presiden juga memberikan apresiasinya kepada para petani yang telah mengolah tempat ini yang diaharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan. “Kita berada di tempat ini untuk menyaksikan apa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita untuk mengembangkan perikanan tanaman pangan dan buah-buahan. Saya ibu Negara dan para Menteri juga para Gubernur bersyukur ke hadirat Tuhan karena apa yang dilakukan bapak dan ibu di tempat ini Insya Allah akan menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan  kita semua,” ungkapnya.
Presiden juga menekankan pentingnya memanfaatkan setiap jengkal tanah untuk meningkatkan sumber pangan di Indonesia. “Tuhan menganugerahkan bangsa ini tanah dan air yang kaya akan sumber daya, ada hutan, lautan dan pegunungan, pertambangan, pertanian dan sebagainya. Kita tidak boleh menyia-nyiakan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa itu. Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, memanfaatkan setiap jengkal tanah, Mari kita tingkatkan sumber pangan di negeri kita ini” jelasnya. (humasprov)

POLITIK - Kategori

  • 1
  • 2
noimage

( / Motor)
05-07-2012
noimage

( / Motor)
04-30-2012

Login

Register

*
*
*
*
*

* Field is required