A+ R A-

Siswa MAN Model Jambi Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik PWI JAMBI

Cetak PDF
JAMBI- JG: Safari Jurnalistik PWI Cabang Jambi pada hari keenam,Senin, 15 Agustus 2011,  digelar di MAN Model Kota Jambi. Safari jurnalistik yang berisi pelatihan dasar jurnalistik diikuiti 46 orang siswa.
''Diharapkan para siswa memanfatkan sebaik mungkin kesempatan pelatihan dasar jurnalistik dari PWI Jambi. Hal ini akan memberikan pencerahan mengenai jurnalistik   yang sedang berkembang pesat,'' kata Kepala MAN Model Kota Jambi Drs. H. Sulaiman, saat membuka Safari Jurnalistik PWI Jambi.  
diharapkan ke depan akan ada lahir wartawan handal dari peserta pelatihan dasar jurnalistik yang dilaksanakan oleh PWI Jambi. ''Mudah-mudahan akan ada tokoh pers nasional yang berasal dari Jambi,'' kata Mursyid Sonsang pada pembukaan Safari Jurnalistik, Jumat 12 Agustus 2011.
Diharapkan ke depan akan lahir wartawan handal dari MAN Model Jambi peserta pelatihan dasar jurnalistik yang dilaksanakan PWI Jambi. ''Mudah-mudahan akan ada tokoh pers nasional yang berasal dari Jambi,'' kata Sulaiman.
Ketua Panitia Pelaksana Safari Jurnalistik PWI Cabang Jambi Kasrianto mengatakan,  kegiatan safarai jurnalistik diselenggarakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ke 27 tahun 2012 di Provinsi Jambi. ''Provinsi Jambi sebagai tuan rumah HPN 2012 insya Allah dihadiri Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Diharapkan kedatangan Presiden akan mempercepat pembangunan di Provinsi Jambi,'' kata Kasrianto.   
Materi pelatihan terdiri tiga tema yaitu kode etik jurnalistik, teknik pembuatan berita, dan layout koran. Sebagai pemateri Bussyafrizal SH, Budhi Rianto SH, Kasrianto SPd dan Yasmin SImamora SAg MM.
Siswa  tampak antusias mengikuti pelatihan dasar jurnalistik. Safari jurnalistik dilaksanakan PWI Jambi dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ke 27 2012 di Provinsi Jambi pada 9 Februari 2012 yang direncanakan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Bussyafrizal mewakili Kepala RRI Jambi menjelaskan bahwa teknik pembuatan berita dengan pendekatan 5 W dan 1 H (what, who, when, where, whiy dan how). ''Khusus berita radio, keunggulannya cepat yakni pemberitannya kali pertama. Suara wartawan harus jelas    didengar,'' kata Bussyafrizal.    
Budhi Rianto dengan materi kode etik menjelaskan, kode etik merupakan pedoman waratwan dalam menjalankan tugas jurnalistik. ''Kode etik jurnalistik merupakan pedoman dan pegangan bagi wartawan yang terdiri dari 11 pasal. Kode etik ini memuat apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan wartawan Indonesia,'' kata Budhi   Rianto. (kasrianto)
noimage

( / Motor)
05-07-2012
noimage

( / Motor)
04-30-2012

Login

Register

*
*
*
*
*

* Field is required